Kamis, 02 Agustus 2012

Tugas bahasa inggris Aries

NE TUGAS SAYA TEMAN" ..SIAPA TAU BERMANFAAT BAGI KALIAN SEMUA ...!!!ARIES_03

  BAB I PENDAHULUAN 

 1.Latar belakang Hal yang menyebab kan noun, adjective, adverb, question, dan number penggunaan to be menjadi bidang kajian bahasa inggris yang penting tidak lainkarena melalui itu semua seseorang dapat menyapaikan maksudnya dengan jelas.Satuan bahasa yang sudah kita kenal sebelum sampai pada tataran kalimat adalah noun (kata benda), adjective (kata sifat), dan adverb(kata keterangan). ketigabentuk itu, adalah pembelajaran dasar atau struktur dasar yang harus kita pelajarisupaya lebih memahami tata cara berbahasa inggris dengan baik dan lancar. Dan juga dengan questision yang artinya tanya jawab atau mengajukan pertanyaan kepada orang lain, bahkan itu juga sangat penting dalam menggunakan bahasa ingrris sehari-hari. Ada dua jenis numbers dalam bahasa Inggris yaitu cardinal numbers dan ordinal numbers. 
1.2. Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini untuk menambah wawasandan ilmu pengetahuan sehingga menambah literatur yang telah ada sehingga dapatdikembangkan menjadi sebuah makalah. 

BAB II PEMBAHASAN ADJECTIVE (KATA SIFAT) 

 ADJECTIVE adalah kata yang digunakan untuk memberi sifat pada benda atau kata yang memberi kekuatan dan untuk membetasi dalam pemakaian kata benda (noun). Adjective bisa ditempatkan sebelum kata benda. Contoh: • This is a beautiful bird. • “This is a bird beautiful.” tidak benar. Kata sifat memberikan informasi seperti ukuran (kecil, besar), bentuk (bulat, persegi), warna (kuning, hijau), kebangsaan (Cina, Polandia), dan opini (baik, buruk). Adjective tidak mengalami perubahan yang tergantung pada jumlah (tunggal atau jamak). Contoh: • She has a cute puppy. • She has three cute puppies. Perhatikan bahwa adjective (cute) tidak mengalami perubahan baik dalam bentuk tunggal (puppy) maupun jamak (puppies). Adjective juga bisa ditempatkan setelah kata kerja tertentu seperti be, feel, look, dan taste. Contoh: • I’m really happy today. • She’s got a new job so she feels great. • You look wonderful! • This chicken tastes delicious. Jenis dari adjective ada 7 macam: I. ADJECTIVE OF QUALITY II. ADJECTIVE OF QUANTITY III. ADJECTIVE OF NUMERAL IV. INTEROGATIVE ADJECTIVE V. DEMONSTRATIVE ADJECTIVE VI. DISTRIBUTIVE ADJECTIVE VII. POSSESSIVE ADJECTIVE Tempat-tempat dari adjective: a. Didepan kata benda (noun) b. Sesudah TO BE (am,is are) c. Sesudah penderita (object) ADJECTIVE OF QUALITY (KATA SIFAT KEADAAN) Adjective of quality adalah kata yang digunakan untuk memberi sifat benda pada keadaan Contoh:  Beautiful :cantik  Brave :berani Adjective of quantity di depan benda Contoh kalimat:  He is foolish boy (dia adalah anak laki-laki bodoh  Carolina is nice girl (carolina adalah gadis yang manis) Adjective of quality sesudah to be (am,is,are) Contoh kalimat:  The man is cruel (orang itu adalah kejam)  The girl is brave (gadis itu bangga) Adjective quantity sesudah penderita (object) Contoh kalimat:  He tell me stupid (dia mengatakan saya bodoh)  We like the drink cool (kami menyukai minuman dingin) ADJECTIVE OF QUANTITY (KATA SIFAT JUMLAH) Adjective of quantity adalah kata yang dipergunakan untuk menunjukan jumlah suatu barang atau benda yang tidak dapat dihitung Contoh:  Much :banyak  Some :beberapa Adjective of quantity di depan benda (noun) Contoh kalimat:  We ate some food at the restaurant (kami memakan beberapa makan di restaura itu)  She has a little oil in the tank (dia mempuyai sedikit minyak di dalam tangki) Adjective of quantity sesudah to be (am,is,are) Contoh kalimat:  The water is much in the drain (air banyak di dalam selokan itu)  My sugar whole brought by her (gula saya selurunya dibawa oleh dia) Adjective of quantity sesudah penderita (object) Contoh kalimat:  He gives much medicine to me (dia memberi obat banyak kepada aya)  She cooks any food to our friends (dia memasak sedikit makanan untuk teman-teman kita) ADJECTIVE OF NUMERAL (KATA SIFAT BILANGAN) Adjective numeral terdiri dari: DEFINITE NUMERAL (bilangan utama) INDEFINITE NUMERAL (bilangan tak tentu) DEFINITE NUMERAL  Cardinal number (bilangan pokok atau utama)  Ordinal number (bilangan urutan,tingkatan,derajat)  Multiplicative (bilangan jumlah perlipat gandaan) CARDINAL NUMBER  1 :one  2 :two  7 :seven Contoh kalimat:  He has two daughter (dia mempunya dua anak perempuan) ORDINAL NUMBER  1st (first)  2rd (second) Contoh kalimat:  it is the second lessen today (itu adalah pelajaran kedua hari ini) MULTIPLICATIVE  a pair :sepasang  double :dobel/dua contoh kalimat:  I had bought a pair of shoes in the shop (saya telah membeli sepasang sepatu dari toko) INTERROGATIVE ADJECTIVE INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHAT’ INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHOSE’ INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHICH’ Syaratnya: Interrogative adjective harus diletakkan langsung kepada kata benda INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHAT’ Contoh kalimat: What book do you borrow from the cchool library? (buku apa yang kamu pinjam dari perpustakaan sekolah?) INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHOSE’ Contoh kalimat: Whose house is that beside yours ? (rumah siapa itu yang berada disamping rumah kamu?) INTERROGATIVE ADJECTIVE ‘WHICH’ Contoh kalimat:  Which book is your on the table (buku mana yang kamu punya di atas meja itu) PROPER ADJECTIVE PROPER ADJECTIVE di ambil dari proper noun yang artinya bangsa atau bahasa PROPER NOUN PROPER ADJECTIVE ARTI Indonesian American Indonesia American Bangsa Indonesia Bangsa Amerika Bahasa Indonesia Bahasa Amerika DEMONSTRATIVE ADJECTIVE DEMONSTRATIVE ADJECTIVE kata-kata yang dipergunakan untuk kata ganti penunjuk DEMONSTRATIVE ADJECTIVE:  DEFINITE DEMONSTRATIVE ADJECTIVE bila kata benda (noun) ditunjuk dengan jelas  INDEFINITE DEMONSTRATIVE ADJECTIVE bila kata benda (noun) di tunjuk tidak jelas DEFINITE INDEFINITE Singular Plural Singular Plural The This That Such Another The These Those Such The other A,an Any A certain Any A certain DISTRIBUTIVE ADJECTIVE DISTRIBUTIVE ADJECTIVE kata sifat yang menunjukan satu dari jumlah yang ada DISTRIBUTIVE ADJECTIVE:  Every :tiap-tiap,setiap  Each :tiap-tiap,setiap,masing-masing  Either :salah satu,kedua-duanya,juga,pula  Neither :kedua-duanya,baik…………maupun………tidak Contoh kalimat:  I go to school at seven o’clock every morning (saya berangkat ke sekolah pukul tujuh setiap pagi)  Each child find a glass of milk (tiap-tiap anak mendapat segelas susu)  Either student is given some duty by the teacher (tiap murid di beri beberapa tugas oleh guru)  Neither person is true (tidak ada seorang pun yang benar) PROSSESSIVE ADJECTIVE (KATA GANTI KEPUNYAAN SIFAT) PERSONAL PRONOUN POSSESSIVE SUBJECT OBJECT POSSESSIVE ADJECTIVE POSSESSIVE PRONOUN I YOU WE THEY HE SHE IT ME YOU US THEM HIM HER IT MY YOUR OUR THEIR HIS HER ITS MINE YOURS OURS THEIRS HIS HIS ITS POSSESSIVE ADJECTIVE kata ganti kepunyaan sifat harus diletakkan di depan benda yang dimiliki Contoh kalimat:  His book is put by me on the table (buku dia diletakkan oleh saya di atas meja)  Its tail is cut by the stupid boy (ekornya dipotong oleh anak laki-laki bodoh itu)  Our lesson today is very difficult (pelaajaran kami hari ini adalah sulit) NOUN (KATA BENDA) Noun (kata benda) -suatu kata yang di pergunakan untuk memberi NAMA kepada suatu benda atau barang. Noun di bagi menjadi dua 1. Concrete noun (kata benda yang berwujud) 2. Abstract noun (kata benda yang tidak berwujud) 1.Concrete noun (kata benda yang berwujud)dapat kita kelompokan menjadi empat bagian 1. COMMON NOUN 2. PROPER NOUN 3. COLLECTIVE NOUN 4. MATERIAL NOUN NOUN dapat di bedakan menjadi bagian A. COUNTABLE NOUN (kata benda yang dapat dihitung) B. UNCOUNTABLE NOUN (kata benda yang tidak dapat di hitung) COUNTABLE NOUN dapat di bagi menjadi dua bagian  SINGULAR (kata benda jumlah tunggal)  PLURAL (kata benda jumlah banyak atau jamak) NOUN dari jenis kelamin (GENDER) dapat di bagi menjadi empat: I. MASCULINE GENDER II. FEMININE GENDER III. COMMON GENDER IV. NEUTER GENDER Kedudukan noun didalam kalimat a. The subject of verb (kedudukan noun sebagai subyek dari kata kerja) b. The complement of a verb (kedudukan noun sebagai pelengkap dari kata kerja) c. The obyek of verb (kedudukan noun sebagai obyek dari kata kerja) d. The object of proposition (kedudukan noun sebagai obyek dari kata depan) A.CONCRETE NOUN (KATA BENDA YANG BERWUJUD) I. COMMON NOUN adalah suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukan nama dari benda pada umumnya. Contoh:  Cat: kucing  Book: buku  Table: meja II. PROPER NOUN adalah suatu kata yang di pergunakan untuk menunjukan nama orang,nama negeri,negara,kota dan semua kata yang ditulis dengan huruf besar. Contoh:  Susilowaty :nama orang  Surabaya :nama kota III. COLLECTIVE NOUN adalah suatu kata yang di pergunakan untuk menunjukan nama dari sekumpulan atau sekelompok dari common noun.  Group :sekelompok  Gang :kumpulan IV. MATERIAL NOUN adalah suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukan benda yang berasal dari bahan baku (bahan mentah). Contoh:  Stone :batu  Gold :emas I. COUNTABLE NOUN Countable noun (benda yang dapat dihitung) dapat di kelompokkan menjadi dua bagian: a. SINGULAR (kata benda bilangan satu atau tunggal) b. PLURAL (kata benda bilangan banyak atau lebih dari satu) Countable noun untuk membentuk bilang jamak (plural) dari kata benda bilangan tunggal pada countable noun antara lain: A. Untuk membentuk bilangan jamak (plural) dari countable noun pada umumnya haya menambahkan ‘S’ saja. Contohnya: Singular plural arti  Pen pens pulpen  Cat cats kucing B. Kata benda yang berakhiran huruf ‘S,SH,CH dan O’ maka untuk membentuk plural hanya ditambah ‘ES’ saja. Contoh:  Glass glasses gelas  Box boxes buku C. Kata benda yang berakhiran huruf ‘Y’ dan didahului dengan huruf mati,maka huruf ‘Y’ diubah menjadi ‘I’ kemudian untuk membentuk plural harus ditambah dengan ‘ES’. Contoh:  Sty sties kandang babi  Fly flies lalat D. Kata benda yang berakhiran dengan huruf Y dan di dahului dengan huruf hidup maka untuk membentuk plural hanya di tambah S. Contoh:  Boy boys anak laki-laki  Day days hari E.

 Kata benda yag berakhiran dengan huruf ‘F’ dan ‘FE’ dan untuk membentuk plural F dan FE di ubah menjadi V kemudian ditambah ES. Contoh:  Calf calves anak lembu  Knife knives setengah/seperdua F. Ada beberapa benda yang berakhiran dengan huruf F dan FE dan untuk membentuk plural hanya menambahkan E saja. Contoh:  Safe safes lemari besi  Staff staffs staff,pucuk pimpinan G. Ada beberapa kata benda yang bentuk singular dan bentuk pluralnya tidak mengalami perubahan. Contoh:  Baggage baggage bagasi  Furniture furniture perabotan rumah tangga H. Ada beberapa kata benda yang untuk membentuk pluralnya tidak ditambah S maupun ES tetapu mengalami perubahan yang tidak beraturan dan berubah bentuk. Contoh:  Ox oxen lembu jantan  Foot feet kaki I. Ada beberapa kata benda yang bentuk singularnya berlainan arti dengan bentuk pluralnya. Contoh:  Pain (sedih) pains (kesusahan)  Wood (kayu) woods (hutan) II. UNCOUNTABLE NOUN (kata benda yang tidak dapat dihitung) adalah suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukan benda yang tidak dapat dihitung Contoh:  Air :udara  Rice :beras Catatan 1. Setiap nama orang atau kata benda yang bernyawa apabila ditambah dengan huruf S dengan diantarai dengan tanda petik (‘) maka artinya kepunyaan atau memiliki. Contoh kalimat:  Fika’s house is in the town (rumah kepunyaan fika ada di kota)  The dog’s tail is long (ekor anjing itu panjang) 2. Apabila benda yang dimiliki diletakkan didepan yang memiliki dengan menempatkan kata OF diantara keduanya sebagai pengganti huruf S. Contoh kalimat:  The house of fika is in the town (rumah fika ada dikota)  The tail of the dog is long (ekor anjing itu panjang) 3. Apabila kata benda pemilik yang miliki sama-sama benda mati,maka sebagai pemiliknya ditempatkan kata OF di antara masing-masing kata benda tersebut. Contoh kalimat:  The leg of the table is broken (kaki dari meja itu patah)  The window of the house is glass (jedela dari rumah itu adalah kaca) 4. Apabila kata benda pemiliknya diletakkan didepan yang dimiliki maka terjadilah bentuk sifat dengan tidaka memakai OF lagi. Contoh kalaimat:  The table leg is broken (kaki dari meja itu patah)  The house window is glass (jendela dari rumah itu adalah kaca) ADVERB (KATA KETERANGAN/KATA TAMBAHAN) Adverb juga didefinisikan sebagai kata yang menjelaskan kata kerja (verb). ADVERB DAPAT DIBEDAKAN: Adverb sering dibentuk dengan menambahkan -ly di belakang adjective. Contoh: • quick (adjective) – He’s quick at learning new things. • quickly (adverb) – He learns quickly. • bad (adjective) – He didn’t get a bad test score. • badly (adverb) – He didn’t do badly in his test. Untuk adverb yang terbentuk dari adjective yang berakhiran dengan huruf “-y” ganti “-y” dengan “-i” dan tambahkan “-ly“. Contoh: • easy (adjective) – He thinks math is easy. • easily (adverb) – He can do math easily. • happy (adjective) – He’s a happy man. • happily (adverb) – He works happily every day. Untuk adverb yang terbentuk dari adjective yang berakhiran dengan huruf “-le” ganti “-le” dengan “-ly“. Contoh: • simple (adjective) – The teacher makes difficult things simple. • simply (adverb) – He teaches simply and clearly. Beberapa adverb sama dengan adjective. Contoh: • He runs fast (adverb) – He’s a fast runner. (adjective) • He studies hard. (adverb) – It’s a hard life. (adjective) Adverb untuk “good” adalah “well“. Contoh: • She’s a good pianist. • She plays the piano well. Adverb juga bisa mengubah adjective dan adverb-adverb lainnya. Contoh: • That’s a good book. • That’s a very good book. • She’s a talented girl. • She’s an incredibly talented girl. • You’re right! • You’re absolutely right! • Adverb merupakan salah satu dalam part of speech. Adverb adalah kata yang mendeskripsikan kata kerja atau verb dan kata sifat. Contoh adverb : here, there, far, late, carefully • 1. Penggunaan Adverb untuk mendeskripsikan sebuah verb Contoh : Our homework must be done carefully. done = verb carefully = adverb kata carefully menjelaskan kata done yang kedudukannya sebagai verb. • 2. Penggunaan adverb untuk menjelaskan adjective atau kata sifat. contoh : You must be more careful to do it more = adverb careful = adjective • 3. Penggunaan adverb untuk menjelaskan adverb yang lain. Contoh : She walks so slowly so = adverb slowly = adverb i. Menambah/menerangkan kata kerja (verb)  I study hard so that success (aku belajar keras supaya berhasil) ii. Menambah/menerangkan kata sifat (adjective)  Nani is very lazy (nai sangat malas) iii. Menambah/menerangkan katabketerangan (adverb)  They run very fast (mereka berlari sangat cepat) iv. Menembah/meneragkan kata depa (preposition)  I meet fast before they go (aku menemui cepat sebelum mereka pergi) v. Menerangklan/menambah kata sambung (conjoction) ADVERB TERDIRI DARI TIGA MACAM: Simple adverb (kata tambahan sederhana) Interrogative adverb (kata tambahan tanya) Relative adverb (kata tambahan penghubung) SIMPLE ADVERB Adverb of time (kata keterangan waktu) Adverb of place (kata keterangan tempat) Adverb of number (kata keterangan bilangan) Adverb of manner,quality,state (kata keterangan cara,sifat,keterangan) Adverb of extent,degree of adverb (kata keterangan banyak/jumlah,tingkat perbandingan kata keterangan) ADVERB OF TIME Digunakan untuk menerangkan waktu  I shall go to madiun tomorrow (aku akan pergi k emadiun besok) ADVERB PLACE Dipergunakan untuk menerangkan tempat  You must go there (kau mesti pergi kesana) ADVERB OF NUMBER Dipergunakan untuk menerangkan bilangan  I always visit her (aku sering mengunjungi dia) ADVERB OF MANNER OR QUALITY Dipergunakan untuk menerangkan keadaan atau cara  I must study hard (aku harus belajar keras) ADVERB OF QUANTITY Dipergunakan untuk menerangkan jumlah (banyaknya) tingkat (derajat)  I can speak english only a little (saya bisa berbahasa inggris hanya sedikit) INTERROGATIVE ADVERB Kata tambahan/keterangan yang dipergunakan untuk mengajukan pertanyaan Jenis interrogative adverb Interrogative adverb of time Interrogative adverb of place Interrogative adverb of number Interrogative adverb of manner,quality,state Interrogative adverb of quantity/degree Interrogative a INTERROGATIVE ADVERB OF TIME Kata tanya kata keterangan waktu  When do you go to medan ? (kapan kamu pergi ke medan) INTERROGATIVE ADVERB OF PLACE Kata tanya kata keterangan tempat  Where can I meet you? (dimana aku bisa menemuimu?) INTERROGATIVE ADVERB OF NUMBER Kata tanya kata keterangan bilangan (jumlah)  How seldom do you come to my house? (berapa jarang kau datang kerumahku?) INTERROGATIVE ADVERB OF MANNER,QUALITY Kata tanya kata keterangan cara,sifat (keadaan)  How did he meet me in the night? (bagaimana caranya dia meemui aku malam hari?) INTRROGATIVE ADVERB OF QUANTITY Kata tanya kata keterangan banyak atau derajat  How far did he go? (sejauh mana dia pergi?) dverb of cause/reason RELATIVE ADVERB Adalah kata tambah/keterangan yang dipergunakan untuk meghubungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat,juga biasa disebut dengan kata keterangan dan kata sambung (conjunctive adverb) MACAM RELATIVE ADVERB Antecedent dinyatakan Antecedent dimengerti RELATIVE ADVERB YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANTECEDENT Kata keterangan yang berhubungan dua kalimat menjadi sebuah kalimat.Dari kata atau bagian kalimat yang mendahului kata ganti yang dinyatakan atau yang dimengerti. (antecedent) ANTECEDEN DIMENGERTI  That is where we study (disitu dimana kami belajar)  I shall tell you when she go (aku akan menceritakan padamu kemana dia pergi)  Can you tell me whence they come? (dapatkah kau menceritakan padaku dari mana mereka datang?)  Do you know where he stay? (apakah kau mengerti dimana tinggalnya?) ANTECEDEN DINYATAKAN  That is our school where we study (di sekolah itu dimana kami belajar)  I shall you the place where she go (aku akan menceritakan padamu tempat dimana dia pergi)  Can you tell me the village whence they come?(dapatkah kau menceritakan padaku kampung dari mana mereka datang?)  Do you know the house where he stay? (apakah kau mengerti rumah dimana dia tinggal?)  He will give to know the garden where we can call at (dia akan memberi tahu dikebun mana kita dapat singgah. Numbers Numbers adalah angka yang digunakan untuk menyebutkan keterangan jumlah, urutan atau kuantitas suatu nomina. Ada dua jenis numbers dalam bahasa Inggris yaitu cardinal numbers dan ordinal numbers. Cardinal numbers digunakan untuk menyatakan jumlah, misalnya one, two, three, eleven, twelve, thirty, one hundred, five hundred, one thousand, one hundred thousand, one million, etc. Sedangkan ordinal numbers digunakan untuk menyatakan urutan, misalnya first, second, third, eleventh, twelfth, thirtieth, hundredth, five hundredth, thousandth, hundred thousandth, millionth, etc. Contoh cardinal dan ordinal numbers dalam kalimat: - There are twenty five people in the room. - He was the fourteenth person to win the award since 1934. - Six hundred thousand people were left homeless after the earthquake. - I must have asked you twenty times to be quiet. - He went to France for the third time this year. Question (Kalimat Tanya) A. Pola Kalimat Kalimat Positif tanya S + AV = > AV + S It is = > Is it ? Is it raining ? You can = > Can you ? when can you come and see us ? Tom has = > has tom ? where has Tom gone ? Keterangan : AV = Auxiliary verb (kata kerja bantu) B. Penggunaan 1. Pada kalimat simple present, kalimat tanya memerlukan kata bantu “do” atau “does” Do/does+ subject +V + .... Contoh : #. Do you like ..? (bukan : Do like you..?) #. Where does jono lives? (bukan : where lives jack?) Sedangkan, pada kalimat simple past tense, kalimat tanya memerlukan kata bantu”did” Did + subject + V + ... Contoh : #. When did they get merried? (buan : when got they..?) #. Did you have a good time? 2. Kalimat tanya yang berbentuk negatif. Kalimat tanya yanag berbentuk negatif banyak digunakan untuk: a. Memperlihatkan keterkejutan b. Dalam seruan (exclamation) c. Menunjukan bahwa pendengar sependapat dengan si penutur. 3. Penggunaan kata tanya(question word) Klimat yang menggunakan kata tanya ini mempunyai tujuan agar si penanya memperoleh tanggapan (respon) dari si pendengar, yang pada akhirnya dapat menambah keterangan. Dengan kata lain, bukan sekedar jawaban”ya” atau “tidak “saja, tetapi diharapakan juga dapat memberikan tambahan informasi tertentu. Yang termasuk sebagai kata tnya (quetion word) antara lain: who, what, which, why, when, where, whose, how much/how many, how. C. Kata Tanya Langsung (Direct Question) Umumnya kalimat tanya langsung ditandai dengan menggunakan Ah-Question, seperti : who, what, when, why, where, dan sebagainya. Sebagian besar polanya adalah: Wh-question + auxiliary verb/modal + verb 1. Who (siapa, digunakan untuk menyebabkan subjek orang. # who dares to fight me ? (siapa yang berani berkelahi dengan ku?) 2. Whom (siapa), digunakan untuk menanyakan objek orang. # whom do you love ? (siapa yang kamu cintai?) 3. What (apa) # what are you drinnking? (apa yang sedang kamu minum itu ?) 4. Which (yang mana). # which boy do you like ? (laki-laki mana yang kamu sukai ?) 5. why (mengapa) # why did you leave ? (mengapa kamu pergi ?) 6. when (kapan) # when did they leave ? (kapanka mereka pergi) 7. where (di mana, ke mana, dari mana). #. Where do you live? (Di manakah kamu tinggal?) 8. How (bagaimana) #. How are you? (Bagaimana kabarmu?) #. How is your father? (Bagaimana kabarnya ayahmu?) 9. How many (berapa banyak), digunakan untuk menanyakan benda terhitung. #.How many shoes do you have? (Berapa banyak sepatu yang kamu punya?) 10. How much (berapa banyak), digunakan untuk menanyakan benda tidak terhitung. #. How much cement will be spent to build this house? (Berapa banyak semen yang dihabiskan untuk membangun rumah ini?) 11. How much (berapa harganya). #. How much is your handphone? (Berapa harganya telepon genggammu?) 12. How far (berapa jauh). #. How far is that house from here? (Berapa jauhnya rumah itu dari sini?) 13. How many times/how often (berapa kali). #. How many times have you watched this program? (Berapa kali kamu telah menonton acara ini?) 14. How soon/how long (berapa lama). #. How soon willwe arrive at Yogyakarta? (Berapa lama lagi kita akan tiba di Yogyakarta? 15. How + adjective (seberapa . . . ). #. How big = seberapa besar. D. kata Tanya tidak langsung (indirect question) Kadang kala dalam mencari keterangan dari orang lain,kebanyakann orang mengajukan pertanyaan secara tidak langsung. Sebagai contoh: Direct question:  Where has joni gone? (kemanakah joni telah pergi?) Jika kalimat di atas hendak disampaikan secara tidak langsung, maka:  Do you know where joni has gone? (apakah kamu tahu kemana joni (telah) pergi?) Contoh lainnya: Direct question:  When will eko arrive?(kapankah eko akan tiba) Indirect question:  Do you have any idea when eko will arrive? (apakah kamu punya pendapat kapan eko akan tiba?) Catatan: Perhatikan direct question yang memakai auxiliary:does,do,did Contoh: Direct question:  When does the movie begin? (kapan filmnya mulai?) Indirect question:  Do you know when the movie begins? (apakah kamu tahu kapan filmnya mulai?) E. Reported question Reported question adalah pertanyaan yang terjadi pada reported speech.pola kalimat indirect question pada reported speech adalah sama dengan diatas. Untuk lebih jelasnya perhatikan berikut ini: Direct :the police officer said to us,”where are you going?” Reported :the police officer asked us where we were going. Contoh: Direct question :can you type? Reported question :she wanted to know whether (if) I could type. F. Question tag Question tag adalah kalimat dengan “penegasan”. Orang sering memberi penegasan terhadap apa yang ia ucspksn dengan kata-kata, seperti : “…, kan?”, “…, bukan?”, “…, ia kan?, ya?”. Letak kata-kata Question tag ada di bagian akhir kalimat pernyataan itu, karena kalimat induknya bukan kalimat tanya, dan memang bukan untuk bertanya. Berikut ini cara penulisannya: 1. Subject + be …….., be(n’t) + subject ? Susi is OK, isn’t she? (Susi cakep, kan?) Catatan: Kata “she” [dia perempuan] adalah kata ganti untuk “Susi”, yaitu orang perempuan tunggal. Orang /pendengar yang setuju akan mengatakan : Yes, she is. I am a boy, aren’t I? (Saya cowok, ia kan?) Contoh ini adalah merupakan kekecualian yang tidak sesuai aturan penulisan, yaitu bukan “..’m not I” tetapi menggunakan “aren’t I” They’re coming, aren’t they? (Mereka akan datang, bukan?) Catatan: ini bukan untuk menanyakan apakah mereka akan datang atau tidak, tetapi sudah tahu mereka akan datang namun belum terlihat datang sehingga ragu, dan menegaskan bahwa sebenarnya yakin mereka akan datang. Sehingga respon dari orang lain yang dibutuhkan adalah : Yes, they are. 2. a. Subject + Verb1 …….., do(n’t) + Subject ? • The children play marbles, don’t they? (Anak-anak bermain kelereng, bukan?) Kata kerja (verb)1 adalah “play” (bermain). Kata “they” (mereka) adalah kata ganti untuk “the children” (anak-anak). b. Subject + Verb1(s) …….., does(n’t) + Subject ? Saskia reads a novel, doesn’t she? (Saskia membaca novel, ia kan?) Kata “she” (dia perempuan) adalah kata ganti “Saskia”. Verb (kata kerja)1+s adalah reads (dari kata read+s) 3. Subject + Verb2 …….., did(n’t) + subject ? We came earlier yesterday, didn’t we? (Kami datang lebih awal kemarin, bukan?) Kata “came” adalah kata kerja (verb)2 dari kata “come + did”. Kata “came” menunjukkan datangnya pada waktu yang sudah lewat/yang lalu. 4. a. Subject + have + verb3 ……, have(n’t) + subject ? The people have worked hard, haven’t they? (Orang-orang telah bekerja keras, bukan?) Kata “they” (mereka) adalah kata ganti untuk “the people”(orang-orang). Ingat setiap subjek berbentuk jamak, kata gantinya adalah “they” (mereka). Kata “worked” adalah kata kerja (verb)3 dari kata “work-worked-worked” (bekerja). b. Subject + has + verb3 ……, has(n’t) + subject ? Mr. Nono has gone to school, hasn’t he? (Pak Nono telah pergi ke sekolah, kan?) Seperti pada penjelasan di atas bahwa kata ganti untuk orang laki-laki tunggal adalah “he”. Jadi, Mr. Nono kata gantinya adalah “he”. kata “gone” adalah cirri kata kerja (verb)3 dari kata “go-went-gone” (pergi) 5. Subject + modals …….., modals(n’t) + subject ? Modals (dalam Bahasa Inggris) termasuk dalam kata bantu juga sebelum kata kerja dalam predikat. Berikut perbandingan antara modals dan Question-tag modals-nya dalam pernyatan positif. MODALS QUESTION-TAG MODALS Can Can’t Could Couldn’t Should Shouldn’t Would Wouldn’t Must Mustn’t May Mayn’t Will Won’t Shall Shan’t You can speak Javanese, can’t you? (Kamu bisa bicara Bahasa Jawa, kan?) Bentuk negative dari kata “can” sebenarnya tidak hanya “can’t” tapi juga “cannot”, tetapi dalam penggunaan question tag, biasa menggunakan “can’t” Jadi bukan : You can speak Javanese, cannot you?* Catatan: modals dalam table yang berwarna kuning di atas, adalah bentuk special, dimana “will” tidak menggunakan “willn’t” tetapi “won’t”. begitu juga “Shall’ menjadi “shan’t” bukan “shalln’t”. 6. Question tag sesudah imperative (kata peintah) Jika kalimat induk menggunakan imperative (perintah), berarti subject-nya adalah “YOU”. Oleh karena itu Question tag menggunakan “will you; won’t you; would you; can you; can’t you; atau could you”. Kata Tanya-kata Tanya itu dalam hal ini bukan berfungsi sebagai kata Tanya dalam kalimat Tanya, tetapi sebagai penegasan yang semisal dengan “please” atau permintaan dengan bentuk modals di depan kalimat perintah tersebut. Nada ucapannya menggunakan intonasi naik. Contoh: • Do sit down, won’t you? (duduklah! Bisa duduk, kan?) maknanya seperti : Won’t you do sit down? Tetapi kalimat ini berbentuk pertanyaan. • Shut up, can’t you? (tolong diam! Bisa diam, kan? maknanya seperti : Shut up please! (tolong diam!) atau can’t you shut up? (tidak bisakah kamu diam?) • Open a window, would you? (Bisa buka jendela, kan?) maknanya seperti : Would you open a window? (maukah kamu buka jendela?) • Give me a hand, will you? (mau kan kamu ulurkan tangan padaku?) maknanya seperti : Will you give me a hand? (maukah kamu ulurkan tangan padaku?) Catatan: jika perintahnya berbentuk negative, maka question tag-nya hanya menggunakan “will you?”. Seperti : Don’t forget, will you? (bisa tidak lupa, kan?). Question tag “will, would, can, dan can’t” digunakan untuk menyuruh orang lain. Sedangkan. ”won’t” digunakan untuk “mengundang/mengajak”. 7. Question tag sesudah “There” a. There + auxiliary verb…….., be(n’t) + there ? • There’s something wrong, isn’t there? (Ada sesuatu yang salah, ya?) • There will be a problem, won’t there? (Akan ada maslaah, ia kan? Catatan: Auxiliary verb (kata kerja Bantu), digunakan sebagai predikat kalimat yang kata kerjanya tidak sempurna. Kalimat “there is something wrong” tidak memiliki kata kerja, sementara “something wrong” adalah predikatnya “there”, maka “is” membantu menyempurnakan predikat setelah subjek “there”. Pada kalimat “There will be a problem”, kata “a problem” adalah kata benda, jadi tidak ada kata kerja sebagai predikat dari subjek “there” nya. Sedang pengertiannya belum akan terjadi, maka “will” digunakan sebagai “auxiliary” dan “be” sesudah nya 8. Question tag sesudah “nothing dan nobody/no one” nothing dan nobody/no one adalah kata-kata negative, sehingga Question tag-nya menggunakan bentuk positif. Kata”it” digunakan untuk menghindari pengulangan “nothing”. Dan “they” untuk menghindari pengulangan “nobody/no one”. Contoh: • nothing can stop us now, can it? (tidak ada yang dapat menghentikan kita, kan?) • nobody phoned while I was out, did they? 9. Question tag sesudah “somebody, someone, every body, every one” Question tag sesudah kata-kata itu menggunakan “they”, meskipun dalam kalimat pernyataaan (induknya) menggunakan predikat yang menunjukkan tunggal. Contoh: • Someone is knocking at the door, aren’t they? (seseorang tengah mengetuk pintu, kan?) Catatan: Karena “someone” diganti “they” maka “is” pun diganti dengan “are”, karena kata Bantu untuk “they” bukan “is” tetapi “are”. • Somebody borrowed my coat yesterday, didn’t they? (seseorang meminjam jasku kemarin, ya kan? 10. Question tag sesudah Ellipsis Ellipsis adalah kalimat dengan membuang/menghilangkan subject kata ganti dan auxiliary verb (kata kerja Bantu)nya. Pada question tag-nya mengembalikan subject kata ganti dan auxiliary verb (kata kerja Bantu)nya itu, karena pada hakekatnya kalimat ellipsis menyembunyikan itu. Contoh: • Nice day, isn’t it? (hari yang cerah, ya kan? asalnya adalah : It is a nice day, isn’t it? karena subject “it” juga digunakan untuk menunjukkan “waktu” sebagai “it impersonal”. Ellipsis juga terjadi pada kalimat yang berasal dari kalimat Tanya. Contoh: Your mother at home, is she? (apa betul ibumu ada di rumah?, [kan ia sedang pergi? Mana mungkin ada]) Catatan: Makna kalimat di atas adalah “ibumu [tidak ada] di rumah, kan?” Kalimat Tanya dalam question tag bersifat ragu dan mengandung unsure negative, maka question tag-nya menggunakan bentuk positif. Ingat kalimat ellipsis adalah kalimat yang menyembunyikan bagian kalimat dan maknanya karena dianggap sudah dupahami/dimengerti. asal kalimat di atas adalah: your mother isn’t at home John be here tomorrow, will he? (apa benar John di sini besok, [sesuatu yang tidak akan terjadi karena tahu bahwa John memang tidak ada di sini], jika ada di sini mengherankan) Asalnya adalah : John won’t be here tomorrow. 

BAB III PENUTUP 

-Kesimpulan Nouns (Kata Benda) adalah segala sesuatu yang kita lihat atau dapat kitabicarakan dan yang menunjukkan orang, benda, tempat, tumbuhan, hewan,gagasan dan sebagainya. Contoh: Alan - cousin (Nama Orang), zebra - lion(Nama Binatang), house - London (Nama Tempat), beauty (Nama Kualitas),cooking - listening (Nama Aksi). Noun terbagi dua, yaitu . (1) ProperNouns (yaitu nama orang, tempat dan sebagainya yang khusus untuk dia saja), (2)Common Noun (yaitu kata benda yang menunjukkan jenis, kelas dari benda-benda, tempat dan sebagainya).Adjective adalah kata sifat yang memberikan informasi seperti ukuran(kecil, besar), bentuk (bulat, persegi), warna (kuning, hijau), kebangsaan (Cina,Polandia), dan opini (baik, buruk).Adverb atau kata keterangan adalah kata yang memberikan penjelasanmengenai tempat, waktu dan cara suatu kegiatan atau peristiwa itu terjadi. Contoh: here, now, softly, loudly, tomorrow, again, twice, never,dll. Ada dua jenis numbers dalam bahasa Inggris yaitu cardinal numbers dan ordinal numbers.
 -SARAN Kepada teman-teman mahasiswa sekalian marilah kita sama-sama menuntut ilmu dan pendidikan setinggi mungkin, serta dapat mengamalkannya demi kemajuan di masa depan. Kritik dan saran yang bersifat membangaun sangatlah penulis harapkan karena saya adalah manusia biasa banyak kekurangan.

2 komentar: